Pernah nggak ketika ingin AI Jadi Teman Belanja, kita justru bingung harus memilih yang mana? Misalnya saat ingin membeli skincare, laptop, sepatu, atau bahkan mencari hadiah untuk seseorang. Banyaknya pilihan yang tersedia di internet terkadang membuat kita harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mencari informasi dan membandingkan produk.
Sekarang, perkembangan teknologi menghadirkan cara baru dalam mencari informasi. Konsumen mulai memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menemukan produk sesuai dengan kebutuhan mereka.
AI yang sebelumnya lebih dikenal sebagai teknologi untuk membantu pekerjaan, mencari ide, atau menjawab berbagai pertanyaan, kini mulai digunakan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk saat berbelanja. Konsumen dapat bertanya mengenai produk dengan bahasa yang biasa mereka gunakan, kemudian AI membantu memberikan informasi dan beberapa pertimbangan.
Hal ini membuat AI mulai terasa seperti teman belanja. Bukan karena AI benar-benar menggantikan manusia, tetapi karena konsumen dapat menggunakannya untuk berdiskusi sebelum menentukan pilihan.
Dari Mencari Menjadi Bertanya
Salah satu hal yang menarik dari penggunaan AI adalah perubahan cara konsumen dalam mencari informasi.
Sebelumnya, ketika ingin membeli suatu produk, konsumen harus mencari informasi sendiri dari berbagai sumber. Mereka bisa melihat beberapa produk, membaca deskripsi, mencari review, membandingkan harga, dan mempertimbangkan pilihan yang ada.
Sekarang, konsumen dapat langsung menjelaskan kebutuhannya kepada AI.
Misalnya, seseorang ingin membeli laptop untuk kuliah. Ia tidak hanya bertanya mengenai laptop terbaik, tetapi bisa menjelaskan kebutuhannya secara lebih spesifik: “Saya mahasiswa, membutuhkan laptop untuk mengerjakan tugas, membuat presentasi, dan menggunakan aplikasi desain sederhana dengan budget sekitar Rp6 juta.”
Dari pertanyaan tersebut, AI dapat membantu memberikan beberapa pilihan dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
Cara seperti ini membuat proses mencari produk terasa lebih sederhana. Konsumen tidak hanya memasukkan kata kunci, tetapi bisa melakukan percakapan dan memberikan pertanyaan lanjutan sesuai dengan kebutuhannya.
Banyak Pilihan Tidak Selalu Membuat Konsumen Lebih Mudah Memilih
Perkembangan teknologi digital memang memberikan banyak kemudahan dalam berbelanja. Hampir semua produk dapat ditemukan secara online dengan berbagai pilihan harga dan merek.
Namun, banyaknya pilihan juga bisa membuat konsumen merasa bingung.
Contohnya ketika mencari satu jenis skincare. Konsumen dapat menemukan banyak produk dengan kandungan, harga, manfaat, dan klaim yang berbeda-beda. Belum lagi adanya review dari pengguna, konten influencer, serta berbagai promosi yang membuat konsumen harus mempertimbangkan banyak hal sebelum membeli.